Lelah dalam belajar itu hal yang wajar, tetapi jangan sampai menyerah dalam belajar.

Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Februari 2015

Smadav 2015

Ni gan Gw Kasih SMADAV 2015 plus Key gen nya gan
Download SMADAV 2015

Serial Number Smadav 2015 Pro Rev 10.0 :

Type : Personal
Name : http://jembersantri.blogspot.com
Key : 085700762203

Type : Warnet
Name : http://jembersantri.blogspot.com
Key : 779877762203

Type : Perusahaan
Name : http://jembersantri.blogspot.com
Key : 999899762203
Read More

Rabu, 16 April 2014

Cara Merawat Laptop Agar Awet Dan Tahan Lama

Cara Merawat Laptop Agar Awet Dan Tahan Lama

Cara merawat laptop – Walaupun laptop adalah benda mati, namun kita juga harus menjaga dan merawatnya dengan baik dan benar. Sebab laptop yang dirawat dengan baik akan tetap awet dan seksy. Sayang bukan kalau laptop yang selalu kita gunakan selama ini rusak sehingga tidak dapat membantu kita lagi. Buat anda yang benar – benar sayang sama laptop anda berikut ini beberapa cara sederhana merawat laptop agar tetap awet.

Cara merawat laptop
1. Jangan download sembarangan
ketika bertemu dengan internet kecepatan tinggi, biasanya kita langsung mendownload aplikasi atau file – file apa saja. Tahukah anda bahwa saat ini sangat banyak sekali file berbahaya dari internet yang mengancam laptop anda. Sebaiknya anda instal terlebih dahulu file tersebut agar virus dan malware tidak masuk ke dalam laptop anda dan merusaknya.
2. Jangan menginstal file yang tidak perlu
saat ini laptop sudah memiliki kapasitas hardisk yang cukup besar sehingga kita cenderung suka memasukkan aplikai yang tidak penting ke dalam laptop kita. Alhasil aplikasi tersebut jarang digunakan dan hanya menjadi sampah di laptop saja.
3. Gunakana laptop ditempat yang sesuai
Siapa yang senang main laptop di atas kasur? tahukah anda bahwa hal tersebut dapat merusak laptop kita. Dari beberapa pengalaman orang yang menggunakan laptop diatas kasur dalam kondisi menyala mengalami kerusakan pada adaptornya.
4. Jaga kebersihan laptop anda
Laptop sering sekali terkena debu, jadi sebaiknya anda secara rutin membersihkan laptop anda. Pasangkan pengaman layar laptop anda dan pengaman tombol keyboard agar tetap awet.
5. Hindari getaran elektromagnetik
Saat sedang menggunakan laptop sebaiknya hindari dari barang – barang elektromagnetik seperti speaker, mesin, handphone dan alat yang dapat memberikan getaran lainnya.
6. Merapikan kabel
rapikan kabel yang menghubungkan laptop anda. jangan sampai membuat orang lain tersandung kakinya akibat kabel yang tidak tertata rapi tadi.
7. Rawat baterai laptop
Agar tetap tahan lama, anda rawat baterai laptop anda dengan sebaik – baiknya. Jangan sampai baterai anda rusak sebab menemukan penggantinya yang asli sangatlah sulit. Sebaiknya anda tidak menggunakan laptop dalam keadaan sedang tercharge, nanti baterainya full baru digunakan lagi.
Read More

Cara Belajar Yang Baik

CARA BELAJAR YANG BAIK
Untuk menuju sukses di masa depan, para pelajar berlomba-lomba belajar untuk mendapatkan nilai yang baik di sekolah. Sesuai dengan pepatah “Belajar Merupakan Kunci Keberhasilan”. Belajar adalah memahami, merasakan, mengetahui, mencari, menjelaskan, sehingga dengan belajar orang akan mengetahui segala yang belum diketahui.
Belajar pada umumnya dilakukan pada saat jam pelajaran sekolah. Namun, untuk mendapatkan cara belajar yang efektif, belajar dibutuhkan waktu yang banyak. Tidak di jam sekolah saja, belajar wajib dilakukan saat dirumah. Belajar yang sukses tergantung dengan cara belajar masing-masing orang, setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun, sebagian orang memiliki cara kerja otak yang sama, sehingga cara belajarnyapun sama. Berikut beberapa tips cara belajar yang baik.
  1. Niatkan dalam diri, berikan motovasi belajar terlebih dahulu. Yakin dan berikan semangat dalam hati. Bahwa, dengan belajar kita dapat mendapatkan nilai yang baik di sekolah.
  2. Mulai belajar dengan membaca terlebih dahulu. Setelah membaca, buat resume dari buku yang Anda baca. Membaca sambil menulis meningkatkan kinerja ingatan pada otak Anda.
  3. Jika ada yang tidak dimengerti, jangan malu untuk bertnya. Dan jangan malu untuk menjawab pertanyaan dari orang lain. Belajar dari pertanyaan orang lain menambah pengetahuan Anda.
  4. Hindari dari perbuatan mencontek. Kerjakan ujian dengan jawaban sendiri. Dengan begitu, Anda akan tahu, sisi mana yang belum diketahui, dan sisi mana yang harus dipelajari.
  5. Belajar yang terlalu serius juga tidak baik untuk otak, beri jenjang waktu belajar dan refreshing. Bisa juga dilakukan dengan belajar kelompok, belajar kelompok menjadi alternative belajar yang efisien. Jika tidak ada yang dimengerti, Anda bisa bertanya langsung kepada teman belajar kelompok Anda.
  6. Buat perencanaan waktu belajar yang baik. Misalnya, jika Anda bersekolah dari jam 7 sampai dengan jam 2 siang, berikan waktu 2 jam pada jam 7 malam sampai dengan jam 9 untuk mengulang pelajaran di sekolah.
  7. Belajarlah dengan tekun, berlatih terus dengan berbagai soal pelajaran di sekolah.
Ke 7 tips diatas tidak akan berarti jika Anda sendiri tidak memiliki motivasi untuk belajar, tingkatkan motivasi belajar Anda, lalu ikuti tips belajar efektif diatas, Barengi belajar dengan doa yang tulus kepada Tuhan, agar diberikan hasil yang maksimal, semoga sukses.
Read More

Rabu, 09 April 2014

Wajah Negeri Indonesia

keindahan paronama Negeri yang tercinta Ini, seakan terjawaban dalam video Inspirasi..dibawah ini, bagaimana keramahtamahan rakyat kita, kesejahteraan, ketentraman, dll
Read More

Sabtu, 22 Maret 2014

Cara mengatur tampilan blog

Mengatur Tampilan Blog Agar Menarik--Ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya tentangcara agar tampilan blog menarik dan nyaman dibaca dengan sedikit mengetahui tentang tipografi blog. Tipografi adalah salah satu elemen yang menyampaikan isi dan maksud dari sebuah karya desain. Tidak jarang, desain yang efektif adalah desain yang hanya menggunakan tipografi yang baik tanpa menggunakan elemen visual sama sekali.Penerapan tipografi yang baik sangat bermanfaat dalam desain sebuah website atau blog. Tipografi yang baik membawa keteraturan dan meningkatkan keterbacaan.Dalam membuat tulisan pada sebuah blog kita tidak harus menggunakan semua aturan tipografi tapi cukup memperhatikan beberapa saja, diantaranya sudah di bahas pada tulisan sebelumnya dan akan dilanjutkan pada artikel ini

 Mengatur Lebar Paragraf

Hal ini sangat penting, karena sangat mempengaruhi kenyamanan membaca. Coba bayangkan paragraf yang lebar di halaman website dengan artikel yang panjang. Kita sampai harus perlu menggerakkan kepala sedikit (dari kiri ke kanan) untuk membaca artikel tersebut. Kemungkinan besar pembaca hanya akan bertahan 1-2 paragraf saja atau bahkan langsung meninggalkan halaman tersebut.Idealnya paragraf tidak terlalu lebar -dan tidak terlalu pendek-, harus di sesuaikan dengan ukuran besar font juga. Sehingga untuk ini memang kita harus mencoba langsung membaca paragraf yang kita desain untuk menemukan lebar yang ideal dengan mencoba-coba ukuran font dan lebar paragraf yang berbeda-beda. Jika kita masih menggerakan kepala lumayan sering, itu artinya kita harus mengatur kembali lebar paragraf tersebut. Paragraf yang terlalu lebar dapat membuat pembaca cepat bosan dan lelah. Paragraf yang lebar berarti mendominasi layar dan membuat pandangan mata harus bergeser cukup jauh saat berganti baris.Paragraf dengan ukuran yang terlalu sempit dapat menyebabkan alokasi ruang menjadi tidak efisien. Penggunaan kata yang panjang―Tanpa ada pemenggalan kata―dapat merusak desain layout. Usahakan menggunakan lebar paragraf yang cukup, tidak terlalu lebar/sempit.Tidak ada aturan baku yang mengharuskan penggunaan ukuran lebar tertentu. Sebagian merekomendasikan aturan yang baik untuk lebar paragraf adalah sebanyak 52-78 karakter termasuk spasi.Sebagian lagi merekomendasikan jumlah kata maksimal dalam satu baris, yaitu antara 8 hingga 12 kata. Artinya, pada rentang tersebut, sebuah paragraf cukup nyaman untuk disimak atau dibaca (tanpa terlalu melelahkan mata), sedangkan jumlah maksimal kata per baris di postingan ini berkisar antara 9 sampai 14 kata. Saya pribadi ingin mengetahui bagaimana menurut anda tentang jumlah kata seperti itu, karena saya masih terus mengusahakan perbaikan.Jadi mengenai aturan ini silahkan anda sesuaikan dan coba-coba mengatur antara ukuran font dan lebar paragraf hingga mendapatkan tampilan yang menurut anda nyaman tidak melelahkan untuk di baca sehingga tidak membuat pengunjung malas membacanya.Cara Mengatur Lebar Paragraf1. Silahkan buka dasboard blogger2. Pilih menu Template3. Klik tombol Sesuaikan4. Ada menu Sesuikan lebarsilahkan anda atur ukuran lebar seluruh blog dan lebar side bar, atur juga ukuran dan jenis huruf yang ada di menu Tingkat LanjutPerhatikan tampilan yang ada di pratinjau, jika sudah cocok silahkan klik tombol Terapkan ke blog yang ada di pojok kanan atas.

 Mengatur Jumlah Baris dalam Satu Paragraf

Artikel yang terlalu panjang tanpa jeda akan memusingkan pembaca, juga mengurangi konsentrasi dari isi alinea atau paragraf tersebut. Sebaiknya batasi jumlah maksimal baris per alinea namun -jika bisa-, jaga agar pemisahan alinea ini tidak terkesan dipaksakan. Isi topik yang sama dalam satu alinea bisa saja dipecah menjadi dua, misalnya dengan kata sambung seperti berikut : “selain pertimbangan diatas, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah…”

Menambahkan Gambar Ilustrasi

Gambar kadang memberikan nuansa lain pada tulisan. Tulisan bisa tampil lebih indah, terlihat wajar dan bahkan memikat pandangan mata karena antara tulisan dan gambar memberikan nuansa yang selaras. Meski demikian, tetap perlu diingat bahwa ukuran gambar, penempatan (sisi kiri, kanan atau antar paragraf mesti tetap diatur agar bisa tampil elegan.Mungkin cukup ini dulu, artikel tentang cara mengatur tampilan blog agar menarik dan mungkinanda memiliki tips atau pendapat yang ingin disampaikan? --gunakan bahasa baku ya--
Read More

Senin, 17 Maret 2014

tokoh tokoh dunia penyuka batik


jual jaket batik
ini dia tokoh tokohnya :

1 Nelson Mandela
Bagi pria yang satu ini, nampaknya batik merupakan salah satu karya yang mengagumkan. Berbeda dengan Obama yang kala itu menggunakan batik dalam sebuah acara di Indonesia. Salah satu orang ternama di Afrika Selatan ini justru menggunakan batik sesering yang ia inginkan. Terbukti dalam sebuah foto, Nelson Mandela ditemukan memakai batik dalam beberapa waktu.
Tak hanya di Indonesia, pria ini menggunakan batik dalam kunjungan ke beberapa negara lainnya. Bahkan dalam pertemuannya dengan pemimpin negara lain pun, Mandela tetap setia menggunakan batik. Hal ini lantas membuat beberapa orang yakin bahwa Mandela sangat mencintai batik karya Indonesia!
2 Barrack Obama
Seluruh dunia pasti mengenal sosok pria dengan senyuman yang manis ini. Siapa lagi jika bukan Barrack Obama sang presiden Amerika Serikat. Semenjak dirinya resmi ditetapkan sebagai presiden, Obama memang harus melakukan berbagai pertemuan di seluruh dunia. Akibat masa kecil yang ia pernah habiskan di Indonesia, turut menjadikan Indonesia terdengar di penjuru dunia.
Tak hanya itu, kedatangannya dalam acara KTT yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali pun membuat nama Indonesia semakin terdengar. Hal ini dapat dibuktikan ketika salah satu situs terkenal, dailymail.co.uk membahas mengenai kedatangan Obama di Bali. Tak hanya itu, salah satu yang paling terlihat pada Obama kala itu yakni pakaian yang dikenakannya.
Obama yang kala itu berdampingan dengan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono terlihat sangat gagah menggunakan pakaian batik. Yah, pakaian khas Indonesia itu memang menjadi dress code yang wajib digunakan oleh seluruh peserta KTT tak terkecuali Obama.
3 Bill Clinton
Adalah Bill Clinton, seorang pria yang lahir pada tahun 1946 ini merupakan mantan presiden Amerika Serikat. Kiprahnya yang sangat berdedikasi bagi bangsa Amerika membuat Bill dipilih sebagai presiden sebanyak 2 kali.
Pekerjaannya sebagai presiden negara terkuat itu tentu bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Sama halnya dengan Obama, Bill pun harus meluangkan waktunya dalam beberapa pertemuan penting di seluruh dunia. Akan tetapi dalam sebuah acara yang dilaksanakan di Bogor pada tahun 1994 tersebut Bill nampak sedikit berbeda. Yah, pria yang biasanya menggunakan jas sebagai pakaian sehari-hari, kini nampak tampan dengan batik yang ia gunakan.
Dalam rangka kedatangannya pada sebuah acara yang bertajuk APEC tersebut, Bill ditemani oleh mendiang mantan presiden Indonesia, Soeharto dan beberapa petinggi lainnya. Tentu saja orang ternama dari berbagai belahan dunia kala itu juga mengenakan batik loh.
4 David Beckham
Tak hanya digunakan sebagai baju resmi dalam sebuah pertemuan saja. Berbagai corak batik juga dapat kita temui dalam berbagai model pakaian. Mulai dari kain, selendang, sepatu, tas, dan juga sarung. Sama halnya seperti yang terjadi pada pemain sepak bola ternama ini.
Anda pasti mengenal sosok pria tampan yang juga sukses ini kan. Kiprahnya di dunia bola membuat nama David semakin melambung tinggi. Ditambah dengan kehadiran wanita modis yang juga istrinya, Victoria membuat dua pasangan ini terus menjadi perhatian publik. Namun, nampaknya batik telah membuat bapak 4 anak ini merasa tertarik untuk menggunakannya.
Dalam salah satu situs luar negri telegraph.co.uk, David yang kala itu sedang bersantai terlihat menggunakan sarung batik. Dengan penampilan rambutu barunya, nampaknya David ingin menjadikannya sempurna dengan menggunakan batik sebagai hiasan celana yang ia kenakan.
5 Bill Gates
Ketika Anda sedang mengerjakan tugas di laptop maupun komputer dengan program microsoft, apa yang ada di benak Anda. Tentu saja seorang sukses yang telah menciptakan program cerdas tersebut. Bill Gates, pria berusia 55 tahun tersebut memang selalu jadi sorotan publik akibat ide-ide cemerlang yang ia miliki dalam dunia teknologi.
Akibat hal ini, menjadikan pria yang memiliki nama lengkap William Henry Gates III ini memasuki daftar orang terkaya sedunia. Nah, lantas bagaimana jika seorang Bill Gates menggunakan batik yang juga merupakan karya dari Indonesia? Wah, bisa jadi Bill Gates akan menciptakan sebuah teknologi dengan corak batik di dalamnya loh.
Read More

motif batik di berbagai daerah

1. Batik Aceh

Batik Aceh mengeluarkan warna-warna yang cenderung berani, merah, hijau, kuning, merah muda. Biasanya motif batik Aceh yang tertera pada kain melambangkan falsafah hidup masyarakatnya. Motif pintu misalnya, menunjukkan ukuran tingi pintu yang rendah. Motif tolak angin menjadi perlambang banyaknya ventilasi udara di setiap rumah adat, motif ini mengandung arti bahwa masyarakat Aceh cenderung mudah menerima perbedaan. Motif bunga jeumpa-bunga kantil, diambil karena banyak terdapat di aceh. Kuatnya pengaruh islam juga turut mewarnai motif-motif batik diantaranya ragam hias berbentuk sulur, melingkar, dan garis.

2. Batik Bengkulu

Kain Besurek memiliki motif khas yang bernuansa kaligrafi Jambi dan Cirebon. Adopsi ini akhirnya membentuk sebuah desain batik khas Bengkulu. Batik Kanganga memiliki motif khas yaitu berupa huruf asli Rejang. Motif kain besurek yang bertuliskan huruf arab yang dapat dibaca, kain ini sangat sakral, terutama pada pemakaian kain upacara adat pengantin dan untuk menutupi mayat. Kain jenis ini biasanya berbentuk kerudung wanita calon pengantin yang digunakan untuk upacara ziarah ke makan para leluhur. Kain jenis ini tidak boleh dipergunakan secara sembarangan.

3. Batik Jambi

Kain dasar batik Jambi diberi pewarna alami dari tanaman dan buah-buahan seperti getah kayu dan saga. Warna khas : merah, kuning, biru, hitam. Motif batik Jambi pada umumnya diambil dari alam, seperti tumbuhan, hewan dan aktivitas sehari-hari warga Jambi. Motifnya satu-satu atau biasa disebut ceplokan. Motif batik Jambi yang sangat terkenal adalah motif kapal sanggat, kuau berhias, durian pecah, merak ngeram, tampok manggis.

4. Batik Padang

Warna batik Padang kebanyakan hitam, kuning, merah, ungu. Polanya Banyumasan, Indramayuan, Solo, Yogya.

5. Batik Riau

Di Riau ada batik Batik Selerang yang sayangnya kabarnya sudah menghilang dan Batik Tabir. Batik Tabir warnanya lebih terang dan cerah seperti merah, kuning, hijau. Corak dan motif batik Riau adalah bunga bintang, sosou, cempaka, kenduduk
Jawa Barat

1. Batik Ciamis

Untuk motif Batik Ciamis adalah campuran dari batik Jawa Tengah dan pengaruh daerah sendiri terutama motif dan warna Garutan.

2. Batik Cirebon

Di Cirebon terdapat Batik Pesisiran, Batik Keratonan dan Batik Trusmi. Warna kain secara garis besar cerah dan ceria, merah, pink, biru langit, hijau pupus. Warna batik tradisional terpusat pada tiga warna yaitu krem, hitam, dan cokelat. Batik Keratonan biasanya berwarna coklat soga atau keemasan.
Batik Pesisir dipengaruhi oleh budaya Cina. Motifnya lebih bebas, melambangkan kehidupan masyarakat pesisir yang egaliter. Motifnya banyak ditandai dengan gambar flora dan fauna seperti binatang laut dan darat, ikan, pepohonan, daun daunan. Batik Pesisiran : Batik bethetan Kedung Wuni Pekalongan, Motif Sarung Cirebonan, Bethetan Demak.
Batik keraton dipengaruhi oleh Hindu dan Islam. Motifnya cenderung berupa batu-batuan (wadas), kereta singa barong, naga seba, taman arum dan anyam alas. Batik Keratonan: Motif Ganggang .
Dua motif Cirebon yang terkenal adalah Corak Singa Wadas dan Mega Mendung. Motif Singa Wadas adalah corak resmi kesultanan Cirebon (Kasepuhan) yang memperlihatkan bentuk Singa Barong dari keraton Kasepuhan. Motif ini kental dengan warna coklat, hitam dan krem.
Motif Mega Mendung yang tidak ditemui di daerah lain, yaitu motif berbentuk awan yang bergumpal-gumpal yang biasanya membentuk bingkai pada gambar utama. Motif ini mendapat pengaruh dari keraton-keraton di Cirebon. Motif ini kaya akan warna merah, biru, violet, dan keemasan.
                                                                                                                               sumber:wordpress.com
Read More

Selasa, 11 Maret 2014

Contoh Hukum Adat Yang Ada Di Indonesia

Berbicara tentang hukum adat yang ada di Indonesia, mungkin tidak ada matinya, jelas aja adat yang ada di Indonesia mencapai ratusan adat. Contoh hukum adat tersebut dalam prakteknya dapat kita lihat di beberapa daerah di Indonesia.
Berikut ini beberapa contoh hukum adat yang di Indonesia:
Contoh Hukum Adat di Papua
Hukum adat di Papua lebih dihormati daripada hukum nasional, sehingga meskipun suatu peristiwa telah diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, masyarakat akan tetap meminta untuk memberlakukan hukum adat.
Contoh hukum adat di Papua yang diberlakukan kepada seseorang yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas adalah diminta untuk mengganti kerugian dengan uang dan ternak babi. Jumlah yang diminta dalam penggantian kerugian tersebut relatif besar sehingga bisa dipastikan akan memberatkan pelaku untuk membayar biaya ganti rugi dalam bentuk kas dan ternak babi.
Contoh Hukum Adat di Bali
Contoh hukum adat di Bali yang dapat diuraikan disini adalah yang berkaitan dengan waris. Dalam sistem pewarisan di Bali, anak laki-laki merupakan ahli waris dalam keluarga sedangkan anak perempuan hanya mempunyai hak untuk menikmati harta yang ditinggalkan orang tua atau suami. Hal ini disebabkan karena anak laki-laki dianggap memiliki tanggung jawab yang besar terhadap keluarga sedangkan anak perempuan harus dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar di lingkungan keluarga suami.
Pada tahun 2010, telah ada perubahan terhadap ketentuan hukum adat ini. Dimana perempuan juga dianggap berhak untuk menerima setengah dari hak waris purusa setelah dipotong sepertiga bagian untuk harta pusaka dan kepentingan pelestarian. Namun ketentuan tidak berlaku bagi perempuan Bali yang pindah ke agama lain. Hal ini didasarkan pada Keputusan Majelis Utama Desa Pakraman Bali (MUDP) Bali No. 01/KEP/PSM-3/MDP Bali/X/2010, tertanggal 15 Oktober 2010, tentang Hasil-hasil Pasamuhan Agung III MUDP Bali.
Hukum Adat Aceh
Dalam hukum adat semua jenis pelanggaran memiliki jenjang penyelesaian yang selalu dipakai dan ditaati masyarakat. Hukum dalam adat Aceh tidak langsung diberikan begitu saja meskipun dalam hukum adat juga mengenal istilah denda. Dalam hukum adat jenis penyelesaian masalah dan sanksi dapat dilakukan terlebih dahulu dengan menasihati. Tahap kedua teguran, lalu pernyataan maaf oleh yang bersalah di hadapan orang banyak biasanya di meunasah/ mesjid), kemudian baru dijatuhkan denda. Artinya, tidak langsung pada denda sekian rupiah. Jenjang penyelesaian ini berlaku pada siapa pun, juga perangkat adat sekalipun.
Salah satu contoh kokohnya masyarakat dengan peranan lembaga adat seperti terlihat di Gampông Barô. Kampung yang dulunya berada di pinggir pantai, namun tsunami menelan kampung mereka. Berkat kepercayaan masyarakat kepada pemangku-pemangku adat di kampungnya, masyarakat Gampông Barô sekarang sudah memiliki perkampungan yang baru, yaitu di kaki bukit desa Durung, Aceh Besar.
Tak pernah terjadi kericuhan dalam masyarakatnya, sebab segala macam kejadian, sampai pada pembagian bantuan pun masyarakat percaya penuh kepada lembaga adat yang sudah terbentuk. Nilai musyawarah dalam masyarakat adat memegang peranan tertinggi dalam pengambilan keputusan.

Sebuah kasus pernah terjadi di tahun 1979. Ketika itu desa Lam Pu̢۪uk selisih paham dengan desa Lam Lhom. Kasus itu terhitung rumit karena membawa nama desa, namun masalah dapat diselesaikan secara adat oleh Imum Mukim. Ini merupakan bukti kokohnya masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat yang berlaku. Mereka tidak memerlukan polisi dalam menyelesaikan masalah sehingga segala macam bentuk masalah dapat diselesaikan dengan damai tanpa dibesar-besarkan oleh pihak luar.
Hukum Adat Dayak
Penjelasan mengenai hukum adat Dayak Jalai berikut ini hanya sebuah wacana yang dimaksudkan sebagai ilustrasi tentang adat istiadat yang berlaku, bukan sebagai pedoman tertulis atau dokumen resmi. Artinya, dalam pelaksanaan di lapangan, hukum adat yang berlaku dapat berbeda sesuai dengan prinsip “tanggul balik haragaq asing“ yang mengandung pengertian bahwa keputusan mengenai suatu perkara termasuk yang menyangkut denda adat ditentukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang me­nyangkut aspek-aspek yang mempengaruhi terjadinya perkara tersebut. Dengan kata lain, hukum adat, meskipun telah memiliki jenis-jenis sanksi yang ditentukan berdasarkan adat istiadat secara turun temurun, namun pelaksanaannya tergantung dari unsur-unsur spesifik masing-masing perkara sehingga tidak ada sanksi adat yang berlaku mutlak. 
Hal ini tidak berarti bahwa aturan-aturan dalam hukum adat merupakan “pasal-pasal karet” yang dapat ditafsirkan sesuka hati oleh yang menafsirkan, melainkan justru menunjukkan keunggulan hukum adat sebagai panduan moral yang lebih mengutama­kan aspek moralitas daripada materi. 
Demikianlah penjelasan di bawah ini juga bukan dimaksudkan sebagai usaha kodi­fikasi hukum adat Dayak Jalai atau bagian dari usaha ke arah itu. hukum adat adalah hukum yang tidak tertulis dan ia harus dipertahankan sebagai hukum adat hukum yang tidak tertulis. Setiap usaha yang dilakukan untuk membuat hukum adat menjadi Tertu­lis adalah usaha yang harus ditentang dan dicegah karena usaha semacam itu meleceh­kan kemurnian dan keistimewaan hukum adat sebagai landasan moral masyarakat adat Dayak Jalai khususnya dan masyarakat adat Dayak pada umumnya. 
Keberadaan hukum yang tidak tertulis sebagai bagian dari kebudayaan Dayak yang khas tidak boleh dipaksakan agar sama dan serupa dengan hukum negara. Penafsiran ter­hadap setiap iota yang berlaku dalam hukum adat harus diserahkan sepenuhnya kepada komunitas yang bersangkutan sebagai pemilik hukum adat tersebut serta sebagai pihak yang paling memahami latar belakang setiap hukum yang diterapkan. Pihak manapun, termasuk pemerintah dan aparat penegak hukum tidak berhak menafsirkan hukum adat atas persepsinya sendiri. 
Sebelum mengutarakan lebih lanjut tentang hukum adat yang berlaku dalam masyarakat adat Dayak Jalai, terlebih dahulu akan disampaikan jenis-jenis denda adat yang berlaku.
Hukum Adat Bugis Makassar
1. Pengertian hukum adat menurut beberapa ahli
a. Prof.Van Vallenhoven, yang pertama kali menyebut hukum adat memberikan definisi hukum adat sebagai : “ Himpunan peraturan tentang perilaku yang berlaku bagi orang pribumi dan timur asing pada satu pihak yang mempunyai sanksi (karena bersifat hukum) dan pada pihak lain berada dalam keadaan tidak dikodifikasikan (karena adat). Abdulrahman , SH menegaskan rumusan Van Vallenhoven dimaksud memang cocok untuk mendeskripsikan apa yang dinamakan Adat Recht pada jaman tersebut bukan untuk Hukum Adat pada masa kini.
b. Prof. Soepomo, merumuskan Hukum Adat: Hukum adat adalah synomim dari hukum yang tidak tertulis di dalam peraturan legislative (statuary law), hukum yang hidup sebagai konvensi di badan-badan hukum Negara (Parlemen, Dewan Propinsi dan sebagainya), hukum yang hidup sebagai peraturan kebiasaan yang dipertahankan di dalam pergaulan hidup, baik di kota maupun di desa-desa.
c. Prof. Soeripto: Hukum adat adalah semua aturan-aturan/ peraturan-peraturan adat tingkah laku yang bersifat hukum di segala kehidupan orang Indonesia, yang pada umumnya tidak tertulis yang oleh masyarakat dianggap patut dan mengikat para anggota masyarakat, yang bersifat hukum oleh karena ada kesadaran keadilan umum, bahwa aturan-aturan/ peraturan itu harus dipertahankan oleh petugas hukum dan petugas masyarakat dengan upaya paksa atau ancaman hukuman (sanksi).
d. Hardjito Notopuro: Hukum Adat adalah hukum tidak tertulis, hukum kebiasaan dengan ciri khas yang merupakan pedoman kehidupan rakyat dalam menyelenggarakan tata kedilan dan kesejahteran masyarakat dan bersifat kekeluargaan.
e. Suroyo Wignjodipuro: Hukum adat adalah suatu kompleks norma-norma yang bersumber apada perasaan keadilan rakyat yang selalu berkembang serta meliputi peraturan tingkat laku manusia dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat, sebagian besar tidak tertulis, karena mempunyai akibat hukum (sanksi).
f. Seminar Hukum Adat dan pembinaan Hukum Nasional: Hukum adat diartikan sebagai Hukum Indonesia asli yang tidak tertulis dalam bentuk perundang-undangan Republik Indonesia, yang disana sini mengandung unsur agama.
Menurut pendapat saya hukum adat adalah suatu aturan atau norma yang ada di dalm masyarakat yang tidak tertulis namun disepakati secara bersama sama untuk kemsahalatan bersama, tampa memandang kalangan apapun dalam penerapanya dan diturungkan secara turun temurun dalm suatu lingkungan masyarakat tertentu sebagi pendukung kebudayaan tersebut
2. Pangadereng/ dan pangadakkan dalam masyarakat Bugis-Makassar
Pangdereng dalam msyarakat Bugis-Makassar
a. Ade’ yaitu unsur dari pangadereng yang lebih dikenal dengan kata norma atau adat. Ade’ ini secara khusus terdiri beberapa bagian yaitu :
Ø Ade’ akkalibinengen, yaitu adatatau norma mengenai hal ihwal perkawinan serta hubungan kekerabatan dan berwujud sebagi kaidah kaidah perkawinan, kaidah-kaidah keturunan, aturan-aturan mengenai hak dan kewajiban warga rumah tangga, etika dalam berumah tangga dan sopan santun pergaulan antar kaum kerabat
Ø Ade’ tanaatu norma-norma mengenai hal ihwal bernegara dan memerintah negara dan berwujud sebagai wujud hukum negara, hukum antar negara, serta etika dan pembinaan insan politik
Untuk pengawasan dan pembinaan ade dalam masyarakat bugis biasanya dilakasanakan oleh beberapa pejabat adat seperti pakka tenniade’, puang ade’, pampawa ade’, dan parewa ade’.
b. Bicara adalah unsur bagian dari pangadereng yang mengenai aktivitiet dan konsep konsep yang tersangkut paut dengan peradilan, maka kurang lebih sama dengan hukum acara, mementukan prosedurnya, serta hak-hak dan kewajiban seorang yang sedang mengajukan kasusnya di muka pengadilan atau yang mengajukan penggugatan.
c. Rapang bererti contoh, perumpamaan, kias atau analogi. Sebagai unsur bagian dari pangadereng, rapang menjaga kepastiaan dan kontiniutet dari suatu kpeutusan hukum tak tertulis dalm masa yang lampau sampai sekarang dengan membuat analogi antara kasus dari masa yang lampau itu dengan kasus yang sedang digarap. Rapang juga berwujud sebagai perumpamaan-perumpamaan yang mengajukan kelakuan ideal dan etika dalam lapangan hidup yang tertentu seperti lapangan kehidupan kekerabatan, lapangan kehidupan berpolitikdan memerintah negara dsb. Selain dari itu rapang juga berwujud sebagai pandangan-pandangan keramat untuk mencegah tindakan-tindakan yang bersifat ganguanterhadap hak milik serta ancaman terhadap keamanan seorang warga masyarakat.
d. Wari’ adalah unsur bagian dari pangadereng yang melakukan klasifikasi dari segala benda, peristiwadan aktivitietnya dalam kehidupan masyarakat menurut kategori-kategorinya. Misalnya untuk memelihara tata susunan dan tata penempatan hal hal dan benda-benda dalam kehidupan masyarakat untuk memelihara jalur dan garis keturunan yang mewujudkan pelapisan sosial; untuk memelihara hubungan kekerabatan antara raja suatu negara dengan raja-raja dari negara-negara lain, sehingga dapat ditentukan mana yang tua dan mana yang muda dalm tata upacara kebesaran.
e. Sara’ adalah unsur bagian dari pangadereng yang mengandung pranata-pranata dan hukum islam dan yang melengkapkan ke empat unsurnya menjadi lima. Sistem religi masyarakat Sulawesi Selatan sebelum masuknya ajaran islam seperti yang tampak dalm sure’ lagaligo, sebenarnya telah mengandung sutu kepercayaan terhadap dewa yang tunggal yang disebut dengan beberapa nama seperti patoto-e (maha menentukan nasib), dewata sewwae (dewa yang tunggal), turie’ a’rana (kehendak yang tertinggi). Sisa kepercayaan seperti ini masih tampak jelas misalnya beberapa kepercayaan tradisional yang masi bertahan sampai sekarang misalnya pada orang tolotang, di kabupaten sidenreng rappang dan pada orang ammatoa di kajang daerah bulukumba.
Bertepatan dengan masuknya islam di sulawesi seltan pada abad ke 17.
Hukum Adat Sunda
Adat istiadat yang diwariskan leluhurnya pada masyarakat Sunda masih dipelihara dan dihormati. Dalam daur hidup manusia dikenal upacara-upacara yang bersifat ritual adat seperti: upacara adat Masa Kehamilan, Masa Kelahiran, Masa Anak-anak, Perkawinan, Kematian dll. Demikian juga dalam kegiatan pertanian dan keagamaan dikenal upacara adat yang unik dan menarik. Itu semua ditujukan sebagai ungkapan rasa syukur dan mohon kesejahteraan dan keselamatan lahir bathin dunia dan akhirat.
Bahkan masih banyak lagi adat-adat yang ada di indonesia
Read More

Cara Mengoperasikan Alat Komunikasi Yang Baik

MENGOPERASIKAN ALAT KOMUNIKASI YANG BAIK



A. Etika dan Etiket Berkomunikasi

Sebelum membahas mengenai etika dan etiket komunikasi terlebih dahulu kita akan mempelajari tentang komunikasi. Dalam modul ini kita akan mempelajari secara singkat saja dan untuk lebih mendalamnya dapat anda pelajari pada modul Melakukan Konfirmasi Keputusan Pelanggan.


1. Pengertian Komunikasi

Secara etimologi (bahasa), istilah komunikasi berasal dari bahasa latin communicare yang artinya memberitahukan kemudian berkembang ke dalam bahasa Ingggris menjadi communication yang artinya proses pertukaran informasi, suatu obyek, ide, perasaan dan yang lainnya. Istilah komunikasi kemudian di Indonesiakan menjadi komunikasi yang artinya sama dengan communication.
Pembahasan komunikasi di modul ini lebih menekankan pada komunikasi ditinjau dari segi psikologi. Alasannya, karena kita sebagai pelaku komunikasi akan dihadapkan pada etika etika dan etiket berkomunikasi. Kenapa kita harus menggunakan etika dan etiket dalam melakukan komunikasi, karena dalam proses komunikasi itu terdapat saling mepengaruhi antar komunikator dan kominakan. Dalam melakukan tindakan, melakukan ucapan, dan bersikap kepada lawan bicara kita, pasti ada motif (pengaruh) dari dalam diri amsing-masing pelaku komunikasi. Di sini tentu saja yang diharapkan dalam komunikasi di perusahaan adalah komunikasi tersebut dapat berpengaruh baik terhadap perusahaan maupun lawan bicara. Tapi, tentu saja tidak menutup kemungkinan ada pengaruh yang jelek terhadap lawan bicara, dan umpan baliknya akan merugikan perusahaan atau lawan bicara. Hingga terjadilah bahwa komunikasi akan menimbulkan ketidakharmonisan hubungan komunikasi.


2. Etika Komunikasi

Dalam melakukan komunikasi tentunya tidak terlepas dari etika berkomunikasi. Walaupun jalannya komunikasi tersebut melalui alat bantu atau media komunikasi, tetapi tetap harus mempertahankan etika berkomunikasi. Begitu pula komunikasi bisnis juga harus tetap memperhatikan etika berkomunikasi, dengan alasan-alasan sebagai berikut.

a. Bisnis adalah kompetisi
Bisnis adalah suatu bentuk persaingan, sehingga setiap pelaku bisnis yang terlibat di dalamnya akan selalu berusaha dengan segala cara dan upaya untuk bisa menang.
b. Aturan bisnis
Dalam persaingan bisnis, aturan yang digunakan berbeda dari aturan yang ada dalam dalam kehidupan sosial pada umumnya. Karenanya masing-masing pelaku bisnis membawa aturan tersendiri.
c. Aturan moral
Pelaku bisnis yang mematuhi aturan moral akan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan dalam bisnisnya, di tengah persaingan ketat yang menghalalkan segala cara. Namun tidak semua pelaku bisnis akan menghalalkan, melainkan masih ada yang konsekuen terhadap aturan-aturan moral.
Dari keterangan di atas bisa disimpulkan bahwa bisnis dan etika adalah merupakan dua hal yang berbeda dan terpisah satu sama lain.untuk lebih jelasnya, berikut akan diberikan pengertian etika dan etika komunikasi bisnis.

  •   Pengertian etika

Secara etimologi (bahasa) istilah etika berasal dari bahasa Yunani “Ethos” yang berarti adat kebiasaan, sedangkan dalam bahasa Inggris disebut “Eticha atau Etich” yang berarti tata susila.
Selanjutnya etika dapat dibedakan menjadi:
1) Nilai-nilai dan norma sebagai landasan perilaku
2) Ilmu tentang baik dan buruk yang merupakan bagian dari filsafat
3) Kumpulan nilai-nilai atau kode etik.
Kalau ditinjau dari segi bahasa etika adalah filsafat tentang kehendak mengenai baik dan buruk yang mengajarkan keluhuran budi dan aturan-aturan kesopanan. Etiket adalah tata cara sopan santun dalam pergaulan. Etis adalah orang yang dalam perilakunya menggunakan etiket.

  •   Etika komunikasi bisnis

Etiket bisnis membantu para perilaku bisnis untuk mendekati masalah-masalah bisnis dengan sentuhan moral. Etika bisnis membantu para manajer dan pelaku bisnis lainnya untuk menangkap hal yang tidak bisa ditangkap dengan kaca mata ekonomi manajemen murni dan memecahkan banyak persoalan dengan menggunakan pendekatan yang lebih dari sekedar pendekatan ekonomi manajemne. Dengan etika bisnis, dalam melakukan bisnis kita tetap bertindak dan berperilaku sabagai manusia yang mempunyai etika. Etika bisnis menuntun pelaku bisnis agar berusaha mewujudka citra bisnis dan manajemen yang etis.
Sebagai etika khusus atau etika terapan, prinsip-prinsip dalam etika bisnis sesungguhnya adalah penerapan dari prinsip etika pada umumnya. Adapun prinsip-prinsip etika bisnis adalah sebagai berikut.
1) Prinsip otonomi
    Setiap manusia bertindak berdasarkan pada kesadarannya sendiri atas apa yang dianggapnya 
    baik untuk dilakukan. Bertindak secara otonam adalah bebas untuk mengambil keputusan dan 
    bertindak berdasarkan keputusan itu.
2) Prinsip kejujuran
    Segala ucapan, sikap, dan tindakan dalam bisnis didasarkan pada kebenaran yang sesungguhnya 
    atau kejujuran. Kejujuran dalam memberikan informasi tentang produk yang dijual,
    merupakan suatu jaminan akan keberlangsungan sebuah bisnis. Berbohong adalah sikap yang
    pada nurani akan menimbulkan rasa berdosa dan berbisnis dengan modal berbohong suatu saat
    akan ketahuan.
3) Prinsip keadilan
    Menjunjung tinggi adanya hak dan kewajiban di kedua belah pihak pelaku bisnis,
    penjual dan pembeli. Perlakukanlah pelaku bisnis sesuai dengan hak dan 
    kewajiban yang harus diterimanya.

  •   Etiket Komunikasi

Sedangkan yang dimaksud dengan etiket adalah cara-cara sopan santun atau aturan-aturan yang harus dipatuhi dalam pergaulan. Dalam komunikasi bisnis, mengenai etiket meliputi halprimer dan sekunder.
a. Etiket hubungan primer
Aturan-aturan etika yang mengatur hubungan langsung yang diperlukan perusahaan untuk melaksanakan fungsi dan misinya yang utamanya, yaitu memproduksi barang dan jasa. Misalnya, aturan hubungan antar kolega dengan kolega, pekerja dengan pimpinan, atau pekerja dengan tugas pekerjaannya.
b. Hubungen sekunder
Aturan-aturan etika yang mengatur hubungan intern perusahaan dengan ekstern perusahaan. Misalnya, hubungan antara produsen dengan konsumen, atau hubungan produsen dengan produsen pesaing lainnya.
Seperti halnya manusia pribadi mempunyai etika pergaulan antar manusia, maka pergaulan bisnis dengan masyarakat umum juga memiliki etiket pergaulan yaitu etiket pergaulan bisnis. Adapun etiket pergaulan bisnis diantaranya dapat meliputi beberapa hal berikut ini.
a. Etiket hubungan anatar penjual dengan pelanggan
Hubungan antara penjual dengan pelanggannya merupakan hubungan yang paling banyak dilakukan. Secara umum etika jenis ini telah ditentukan dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Kode Etik APLI (Assosiasi Penjual Langsung Indonesia), dan secara khususnya adalah etika yang berlaku di masing-masing perusahaan. Etiket dalam hubungan antara penjual dan pelanggan meliputi hal-hal berikut ini :
1) Penggunaan kemasan yang beragam dan berbeda-beda membuat konsumen sulit untuk membedakan atau mangadakan perbandingan harga dengan produknya.
2) Perlunya memberikan informasi penjelasan atau article produk yang dikemas pada bagian luar kemasan
3) Promosi dilakukan dengan jujur dan bersaing dengan sehat
4) Pemberian service dan garansi adalah tindakan yang etis oleh pelaku bisnis.
b. Etiket hubungan perusahaan dengan karyawan
Adapun hubungan antara perusahaan dengan karyawan ini meliputi beberapa hal sebagai berikut:
1) Recruitment (penarikan)
2) Training (latihan)
3) Promosi atau kenaikan pangkat
4) Transfer
5) Demosi atau penurunan pangkat
6) Layoof (Pemutusan Hubungan Kerja /PHK)
c. Etiket hubungan antar bisnis
Hubungan antar bisnis ini merupakan hubungan antar perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain atau bisa juga dikatakan hubungan dengan pesaingnya. Umumnya dalam kegiatan tersebut sering terjadi benturan-benturan kepentingan antar keduanya. Oleh karena itu dalam hubungan antar bisnis ini dituntut adanya etika pergaulan bisnis yang baik.
d. Etiket hubungan dengan investor
Perusahaan berbentuk PT (Perseroan Terbatas) yang akan atau telah “Go Public” harus memberikan informasi yang baik dan jujur kepada pera investornya. Masyarakat calon pemodal yang ingin membeli saham hauslah diberikan informai secara lengkap dan benar mengenai prospek perusahaan yang go public tersebut. Karena informasi yang tidak jujur akan menjerumuskan pada pengambilan keputusan yang keliru.
e. Etiket hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan
Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan terutama jawaban pajak adalah hubungan yang bersifat finansial. Hubungan ini merupakan hubungan yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan yang berupa neraca dan laporan rugi laba. Misalnya laporan finansial tersebut haruslah disusun secara baik dan benar sehingga tidak terjadi kecenderungan ke arah penggelapan pajak.

B. Prosedur dan Pengoperasian Alat Komunikasi
 
1. Alat Komunikasi
Komunikasi merupakan salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia, karena dengan komunikasi manusia dapat bergaul dengan sesamnya. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak terlepas dengan komunkasi, baik komunikasi secara langsung maupun tidak langsung. Komunikasi secara langsung misalnya bertatap muka dalam rapat musyawarah, guru yang mengajar muridnya, atau pada kampanye Pemilihan Umum.
Komunikasi secara tidak langsung yaitu komunikasi dengan menggunakan perantara atau sering disebut komunikasi dengan menggunakan alat bantu. Alat bantu ini disebut media komunikasi atau sarana komunikasi. Media komunikasi yaitu suatu alat atau seperangkat alat yang dapat digunakan untuk menunjang kelancaran komunikasi. Media atau alat komunkasi ini mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Mempermudah jika sesorang ingin menyampaikan pesan atau informasi kepada orang
b. Proses penyampaian informasi akan lebih efektif
c. Waktu yang diperlukan untuk menyampaiakan informasi lebih singkat
d. Hubungan antara sesorang akan menjadi lebih dekat
e. Dapat menambah daya tarik informasi yang disampaikan lebih jelas
f. Isi dan maksud informasi yang disampaikan lebih jelas
g. Membangkitkan motivasi penerima pesan atau inormasi (komunikan)
Media komunikasi dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu media komunikasi berdasarkan alat yang digunakan dan media komunikasi berdasarkan sasarannya.
a. Media komunikasi berdasarkan alat yang digunakan
Berdasarkan alat yang digunakan media komunikasi dapat dibagi menjadi tiga macam :
1) Media komunikasi audio (pendengaran)
Media komunikasi audio yaitu suatu alat yang membantu memperlancar proses komunikasi yang berupa suara , seperti radio dan telepon.
2) Media komunikasi visual (penglihatan)
Media komunikaso visual yaitu suatu alat bantu komunikasi tyang dapat dilihat baik tulisan maupun gambar, seperti surat, brosur, poster, spanduk, majalah, dan tabloid
3) Media komunikasi audio visul (pendengaran dan penglihatan).
Media komunikasi audio visual yaitu alat bantu komunikasi yang dapat dilihat dan dapat didengar, seperti televisi, video, dan film.
b. Media komunikasi berdasarkan sasarannya
Media komunikasi berdasarkan sasarannya dapat dibagi menjadi tiga bagian :
1) Media komunikasi umum
Media komunikasi umum yaitu alat bantu komunikasi yang dapat ditujukan kepada seseorang, kelompok atau massa. Contoh alat bantu komunikasi yang ditujukan kepada seseorang, seperti telepon, telegram, surat, dan email. Alat bantu komunikasi yang dapat ditujukan kepada kelompok, seperti surat, telegram, email, brosur, spanduk, plakat, dan internet. Sedangkan alat bantu komunikasi yang dapat ditujukan kepada massa seperti brosur, spanduk, internet, surat kabar, majalah, radio, televisi, video, dan film.
2) Media komunikasi massa
Media komunikasi massa adalah alat bantu komunkasi yang ditujukan khusus untuk massa, seperti media cetak (surat kabar, majalah, tabloid), media audio (radio), media visual (spanduk, poster), dan media audio visual (televisi, video, film).
3) Media komunikasi bisnis
Media komunikasi bisnis adalah alat bantu komunikasi yang dapat digunakan untuk keperluan bisnis. Media komunikasi bisnis ini dibagi menjadi beberapa bagian :
a) Media komunikasi manajemen
Media komunikasi manajemen kemudian dibagi lagi menjadi beberapa bagian :
Untuk berkomunikasi di dalam lingkungan kantor misalnya dengan manajer, antar direksi dengan menggunakan alat komunikasi seperti intercom, interphone, LAN (Local Area Network), CCTV (Closed Circuit Television), dan surat - memo
Untuk berkomunikasi dengan manajer dan antar direksi, tetapi dilakukan dengan di luar kantor dengan menggunakan alat seperti : telepon, telepon seluler (handphone), facsimile, handy talky, e-mail, surat, telegram, dan penyentara (pager)
Untuk berkomunikasi dalam bentuk rapat dikantor dengan menggunakan projector, kompouter, dan projector LCD, dan sistem audio-video
Untuk komunikasi dalam bentuk rapat jarak jauh seperti rapat pimpinan pusat dengan cabang, anak perusahaan, cabang perusahaan, dan agen dengan menggunakan alat seperti komputer telewicara dengan projectornya.
b) Media komunkasi pendidikan dan pelatihan
Alat bantu komunikasi yang digunakan untuk pendidikan dan pelatihan karyawan perusahaan, seperti transparansi, overhead projector, video-TV, film, withboard, flipchart, sistem audio (wirelles dan non wirelles).

c) Media komunkasi hubungan intern (mitra bisnis)
Alat banu komunikasi yang digunakan untuk berhubungan dengan mitra bisnis, seperti surat, telegram, email, telepon, telepon seluler (HP), dan penyeranta.
d) Media komunikasi hubungan pelanggan
Alat bantu komunikasi yang digunakan untuk berhubungan dengan pelanggan baik secara personil maupun secara umum. Alat komunikasi yang digunakan dalam hubungan personal contohnya telepon, telepon seluler, fax, e-mail, surat, telegram, dan surat internet (websaite). Sedangkan alat komunikasi yang digunakandalam hubungan secara umum misalnya dalam promosi penjualan seperti surat kabar, majalah, radio, televisi, dan film.

2. Prosedur Pengoperasian Alat Komunikasi
Dalam berkomunikasi secara tidak langsung atau menggunakanalat bantu, terlebih dahulu kita harus memahami prosedur pengoperasian alat komunikasi tersebut. Contohnya pada alat bantu komunikasi seperti telepon. Telepon masih menjadi alat komunikasi modern yang paling jamak digunakan. Adapun prosedur-prosedur pengoperasian telepon adalah sebagai berikut.
a. Memanggil ekstensi
Sebelum melakukan panggilan ekstensi, penelepon harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1) Mengangkat gagang telepon, atau menekan tombol yang mempunyai fungsi yang sama seperti menekan tombol speaker phone
2) Kemudian tekan tombol ekstensi yang akan dituju
3) Apabila ekstensi yang kita panggil sedang sibuk, maka tekan angka enam dan matikan speaker phone atau menaruh gagang telepon
4) Setelah pembicaraan selesai, taruhlah handset kemudian matikan speakr phone

Jika kita sedang melakukan pembicaraan, kemudian masuk telepon lain, maka yang harus kita lakukan adalah :
1) Meminta pihak penelepon pertama untuk menunggu sejenak dengan cara penelepon pertama harus menekan tombol HOLD
2) Menekan tombol CO line atau tombol ICM
3) Setelah itu baru dapat melakukan pembicaraan
4) Apabila pembicaraan telah selesai maka tekan tombol CO Line atau tombol ICM
b. Menelepon keluar
Dalam melakukan panggilan keluar, tentunya kita yang melakukan calling terlebih dahulu pada pihak atau ekstensi yang kita tuju. Namum ada tiga cara yang harus diperhatikan dalam melakukan panggilan keluar, yaitu speed dialing (melakukan panggilan cepat), manual, dan rapid dialing.
1) Speed Dialing
Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
 - Gagang telepon diangkat, atau dengan cara menekan tombol speaker phone;
 - Setelah itu tekan tombol auto /memory;
 - Kemudian tekan kode telepon yang dituju;
 - Setelah tersambung baru dilakukan pembicaraan;
 - Setelah pembicaraan selesai, letakkan gagang telepon atau tekan tombol speaker phone.
2) Manual
Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
 - Gagang telepon diangkat, atau dengan cara menekan tombol speaker phone;
 - Setelah itu tekan tombol PTT (CO Line) yang dikehendaki;
 - Kemudian tekan kode telepon yang dituju;
 - Setelah tersambung baru dilakukan pembicaraan;
 - Setelah pembicaraan selesai, letakkan gagang telepon atau tekan tombol speaker phone.


3) Rapid Dialing (On Touch Dialing)
Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
  - Gagang telepon diangkat, atau dengan cara menekan tombol speaker phone;
  - Setelah itu tekan tombol sentuhan yang telah diprogram khusus;
  - Setelah tersambung baru dilakukan pembicaraan;
  - Setelah pembicaraan selesai, letakkan gagang telepon atau tekan tombol speaker phone.
C. Prosedur Penanganan Informasi secara Lengkap dan Akurat serta Meneruskan
     Informasi yang Diterima kepada yang Berkompeten

Untuk dapat menerima informasi dengan b aik dengan melakukan komunikasi melalui telepon, kita harus benar-benar memahami prosedur penanganan informasi dengan baik, agar informasi yang diterima mudah disampaikan kepada yang dituju. Apabila menerima telepon dari luar, dan telepon tersebut ditujukan untuk teman, rekan, atau pemimpin di suatu perusahaan, maka orang yang menerima telepon tersebut disebut operator.
Operator telepon dari suatu perusahaan dianggap oleh pemanggil sebagai seorang wakil dari perusahaan tersebut ia bekerja. Jika pemanggil mendapatkan pelayanan yang kurang memuaskan, maka ia akan mempunyai kesan negatif terhadap perusahaan tersebut. Dalam suatu perusahaan, yang menjadi operator telepon biasanya adalah seorang sekretaris, untuk itu sekretaris harus benar-benar memperhatikan sikap, suara, dan kata-kata yang baik yang disampaikan penelepon.
Untuk dapat meneruskan informasi kepada yang kompeten atau yang dituju (Pimpinan Perusahaan) maka seorang operator ketika menerima telepon / panggilan masuk menyiapkan alat tulis dan LPT (Lembaran Telepon Tamu). Seorang operator juga harus mengingat hal-hal penting waktu mengisi LPT / pesan yang disampaikan penelepon. Apabila penelepon membuat janji temu dengan yang kompeten maka operator harus mencatat :
1. tanggal dan waktu menelepon
2. identitas penelepon
3. tanggal dan waktu perjanjian
4. yang dituju penelepon
5. masalah yang akan dibicarakan
6. tempat janji temu
Keenam hal tersebut sebaiknya dicatat dalam catatan LPT (Lembar Pesanan Telepon) dan diperiksa kembali dengan teliti. Untuk penulisan dan format LPT tidak ada ketentuan yang baku sehingga tiap perusahaan diberika kebebasan untuk membuat sesuai dengan versi masing-masing, begitu juga namanya tidak berarti harus Lembar Pesanan Telepon (LPT), di modul ini disebut demikian untuk memudahkan saja dan sebagai salah satu contoh, untuk itu seiap perusahaan dapat memberi sitilah masing-masing.
Untuk menjamin agar janji temu ditepati sesuai dengan permintaan operator harus mengerjakan hal-hal sebagai berikut.
1. setelah mengisi LPT, operator harus meletakkannya di suatu tempat yang menyoloknya, sehingga atasan dapat segera melihat ketika ia kembali ke ruangannya, atau menyerahkan langsung LPT kepada yang dituju
2. setelah waktu pertemuan disanggupi oleh pimpinan, maka operator menelepon balik pemanggil / kantor pemanggil untuk penegasan
3. sesudah penegasan dilakukan, maka ia harus mencatat pejanjian itu pada kalender meja atasan dan mejanya sendiri. Hal-hal yang harus dicatat adalah nama penelepon, nama kantor perusahaan penelepon, dan bila diinginkan oleh atasan, masalah yang akan dibiacarakan bisa juga dicantumkan
4. memberitahukan tempat/alamat yang tepat dimana pertemuan akan diangsungkan untuk memudahkan tamu mengetahui tempatnya
5. operator harus mencatat nomor telepon pemanggil dalam ruang LPT dan dalam buku catatan berabjad jika hubungan baru pertama kali diadakan dengan suatu perusahaan atau seseorang
6. operator harus melatih membiasakan mencatat semua catatan dalam buku nota / catatan telepon
7. perlu diingat bahwa operator bertanggung jawab penuh atas kelancaran jalannya janji tersebut

D. Menerima Informasi Secara Akurat dan Lengkap
 
Akurat berarti dalam menerima informasi dilakukan dengan seksama, teliti, dan cermat. Lengkap berarti dapat menangkap pesan sesuai dnegan tujuan dari penelepon. Untuk itu maka kita harus menjadi pendengar yang efektif. Adapun yang dimaksud dengan mendengar adalah proses menngkap suara atau bunyi dengan telinga. Seperti halnya membaca, maka pendengar mempunyai prinsip dan cara-cara tertentu akan pembicaraan yang dikatakan orang lain dapat ditangkap dengan jelas. Adapun yang dimaksud dengan prinsip-prinsip mendengarkan adalah sebagai berikut.
1. Prinsip-Prinsip Mendengarkan
Prinsip-prinsip mendengarkan ini dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu sebagai berikut.
a. Prinsip motivasi
Seseorang akan mengerti pembicaraan yang disampaikan orang lain, jika dari dirinya ada dorongan kebutuhan untuk mendengarkan pembicaran itu. Untuk maka seorang operator telepon harus mampu memotivasi dirinya sendiri agar tetap antusias untuk menyambut penelepon dengan baik dan ramah. Apalagi seorang operator telepon perusahaan bukanlah bekerja untuk kepentingannya pribadi melainkan untuk kepentingan perusahaan dan nama baik perusahaan.
b. Prinsip perhatian
Untuk menangkap pembicaraan orang lain kita harus memperhatikan apa yang dibicarakan orang tersebut. Hal ini sebagai suatu prasyarat agar kita dapat menangkap pesan dari penelepon. Memperhatikan disini dapat dilihat dari bagaimana seorang operator telepon dapat menerima, menjawab, dan menindaklanjuti pesan dari penelepon pada tujuannya.
c. Prinsip ulangan
Kita harus meminta pengulangan kembali pada pembicaran apabila ada kata-kata yang kurang jelas atau tudak dapat dimengerti. Berbicara memulai telepon sekalipun harus dianggap seolah-olah harus berbicara tatap muka agar saling menghargai, namun berbicara melalui telepon lebih rentan terhadap gangguan komunikasi, baik gangguan dari segi teknis peralatan komunikasi, maupun intonasi suara kita yang kurang bagitu fasih. Disini pembicaraan jangan terlalu cepat dan harus bernada sedang. Kalau ada hal-hal yang kurang jelas atau untuk mengantisipasi kekeliruan penerimaan pesan, lebih baik operator meminta penelepon untuk mnegulang kembali pesannya. Telebih jika berhubungan dengan angka misalnya dengan jumlah uang, nomor telepon, dan yang lainnya, lebih baik operator meminta kepada penelepon untuk menyampaikan dengan mengejarnya.

2. Cara-cara Mendengarkan
Mendengarkan adalah salah satu kompetensi atau kemampuan. Tidak semua orang dapat menjadi pendengar yang baik, walaupun begitu kecakapan dalam mendengarkan dapat dipelajari dan ditekuni. Kenapa kalau kita mendengarkan sebuah cerita/dongeng dengan masalah dapat kita sampaiakn lagi pada orang lain dengan mudah., tetapi saat kita mendengarkan materi pelajaran yang diterangkan oleh guru, terkadang kita susah menyimpannya dalam memori otak apalagi untuk menyampaikannya kembali pada orang lain. Di sini bukan berarti mampu dan tidak mampunya mendengarkan, melainkan kita belum menerapkan metode mendengarkan mana yang sesuai dengan kemampuan otak kita. Untuk itu, sekarang kita akan mencoba mempelejari metode-metode dalam mendengarkan. Mendengarkan dapat dilakukan dengan cara siap mendengarkan, pandai menangkap pembicaraan, mampu mencatat, dan mampu memberikan respon.
a. Kesiapan mendengar
Dalam hal ini adalah kesiapan jasmani dan rohani seseorang untuk mendengarkan pembicaraan orang lain. Kesiapan jasmani meliputi panca indera diantaranya telinga agar siap, artinya perhatian penu dan tidak terganggu kesehatannya. Kesiapan rohani dalam mendengarkan adalah kiranya hal penting, karena terganggunya rohani akan berpengaruh pada terganggunya panca indera. Hati yang sakit rohaninya akan membuat enggan melakukan aktifitas, diantaranya mendengarkan. Sering kita temukan anak yang sedang belajar, matanya menatap ke guru yang sedang menerangkan, tetapi pikirannya melamun kemana-mana. Dalam keadaan itu, sedikitpun kesan yang disampaikan guru tak akan dapat diterima oleh siswa.
b. Kepandaian menangkap pembicaraan
Ada dua sikap kepandaian dalam menangkap pembicaraan orang lain, yaitu sikap menerima dan sikap kritis. Sikap menerima adalah orang yang mempunyai kepribadian terbuka kepada semua orang, hingga ia siap untuk menerima dan mendengarkanapa yang disampaikan orang lain dalam pembicaraanya. Sikap kritis adalah sikap yang responsif terhadap pembicaraan seseorang. Orang kritis selalu mengelola informasi pesan yang diterimanya dan dalam benaknya telah siap untuk memberikan tanggapan atau jawabannya sebelum pembicara mengakhiri pesan yang disampaikannya.
c. Kemampuan mencatat dan mendengar
Dalam mendengarkan suatu pesan agar tidak lupa dapat kita mencatatnya. Mencatat terhadap hal yang didengar bukanlah hal yang mudah,melainkan perlu kesiapan dan penilaian kita terhadap urgensitas pesan. Setiap pesan yang kita terima tidak menutup kemungkinanitu hal yang penting buat pendengar, namun terkadang itu menyepelekannya hingga tidak mencatatnya, padahal bisa saja saat itu tidakpenting tapi besok atau lusa diperlukan.
Adapun mencatat pe,bicaraan tersebut dapat dilakukan dengan mencatat semua pembicaraan, mencatat pokok pembicaraan, dan menyingkat kalimat.
d. Berpartisipasi dalam proses berbicara dan mendengar
Kita berupaya untuk berpartisipasi aktif dalam mendengarkan. Dalam mendengarkan tidak cukup heanya dengan jawaban “la.....la” atau “betul....”, melainkan kita harus berupaya memberikan jawaban atau tagggapan yang perlu disampaikan pada penelepon.

E. Menjawab Panggilan Telepon sesuai dengan Etika dan Etiket Bertelepon
 
Telah diuraikan diatas bahwa “etika” adalah ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan memperhatikan amal perbuatan manusia sejauh yang dapat diketahui oleh alam pikiran manusia. Sedangkan yang dimaksud dengan “etiket” adalah cara-cara bersopansansantun atau aturan-aturan yang harus dipenuhi dalam pergaulan atau kumpulan cara-cara dan sikap yang baik antar pergaulan manusia-manusia yang beradab.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam etika berkomunikasi melalui telepon, yaitu intonasi dan nada, kecepatan berbicara, dan pengucapan bahasa.
1. Intonasi dan nada
Dalam berkomunikasi lewat telepon, kita harus berusaha agar tidak berbicara monoton dan mengatur tinggi rendahnya suara
2. Kecapatan berbicara
Berusahalah agar tidak berbicara cepat untuk menghindar kekeliruan.
3. Pengucapan bahasa
Dalam pengucapan bahasa, sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar atau menggunakan bahasa sesuai daerah tempat berkomunikasi. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahpahaman atau salah pengertian.

F. Menjawab Panggilan Telepon dengan Cepat dan Tanggap
 
Apabila seseorang ingin melakukan hubungan melalui telepon, terlebih dahulu harus mengetahui tata car bertelepon, etike, dan etiket bertelepon. Setelah semua itu kita ketahui dan kuasai maka kita dapat menjawab panggilan telepon dari luar dengna cepat dan tanggap.
Ada beberapa cara yang dilakukan apabla kita mendapat atau menerima telepon masuk, anatra lain sebagai berikut.
1. jangan biarkan telepon berdering lebih dari tiga kali
2. angkat telepon dengan tangan kiri
3. tangan kanan mengambil alat tulis untuk mencatat
4. hindari menjawab dengan menggunakan “hallo” karena kata-kata seperti itu akan membuang waktu dan tidak memberi informasi
5. memberi salam dengan menyebutkan nama lengkap, apabila Anda bekerja maka sebutkan nama perusahaan Anda
6. bila penelepon berbicara menggunakan kata-kata atau istilah yang sulit, maka anda harus meminta penelepon mengulang istilah tersebut
7. nomor-nomor telepon, angka-angka dan pesan-pesan penting harus diulang agar dapat dicek kebenarannya oleh penelepon
8. usahakan apabila berbicara agar terdengar ramah dan penuh semangat
9. dalam mentransfer telepon, Anda harus benar-benar mengetahui siapa yang dapat menangani masalah penelepon, agar penelepon tidak disalurkan dari satu pesawat ke pesawat lain
10. berusaha untuk mendengarkan dan menyimak perkataan dengan baik, sehingga Anda dapat menangani dan mengetahui penelepon dengan cepat dan tepat
11. apabila Anda tidak dapat memenuhi permintaan penelepon, maka ia perlu menanyakan apakah penelepon setuju jika ia menelepon kembali
12. bila ada pekerjaan yang harus dilakukan dari hasil pembicaraan telepon tersebut, maka anda harus segera membuat catatan agar tidak lupa
13. apabila anda menerima pesan untuk rekan, anda harus mencatat dan mengulangi pesan tersebut
14. apabila anda sedang mingguan telepon namun Anda harus meninggalkan tempat, sebaiknya memberihukan operator atau rekan dimana ia dapat temui akan dihubungi
15. anda jangan melayani rekan yang menarik perhatikan atau menyela pada saat Anda sedang melakukan pembicaraan di telepon
16. menutup telepon setelah penelepon memutuskan hubungan terlebih dahulu
Selain ini perlu diperhatikan perlu hambatan-hambatan ang sering terjadi daalm bertelepon, yaitu biasanya pesan atau informasi yang disampaikan melalui telepon tidak terdengar kurang atau tidak jelas karena mendapatkan gangguan pada pesawat telepon.

G. Menggunakan Catatan Daftar Nomor Telepon Pelanggan
 
Untuk mnegetahui nomor-nomor telepon pelanggan, perusahaan dapat mengetahuinya dari pesanan melalui surat (surat pesanan pelanggan), pesanan melalui e-mail dan pesanan yang disampaikan melalui alat komunikasi lainnya. Selain itu peusahaan dapat mengetahui melali 4 media.
1. daftar nasabah bank yang diperoleh dari pihak bank yang dilakukan dngan kerja sama dengan bank.
2. lembaga marketing yang menyusun daftar pelanggan
3. surat pesanan pelanggan
4. buku telepon
Dalam hal ini perusahaan atau produsen tentunya harus mengetahui keterampilan menjual melalui telepon. Banyak perusahaan atau produsen yang melakukan penjualan melalui telepon karena beberapa alasan antara lain biaya yang dikelurkan lebih murah, pesan akan cepat sampai, dan dapat berkomunikasi secara langsung.
Melakukan pesanan melalui telepon merupakan salah satu komunikasi tidak langsung. Mengapa demikian? Karena telepon yang diunakan adalah sebagai alat bantu komunikasi atau sering disebut dengan media komunikasi. Bila ada pelanggan yang melaukan pesanan melalui telepon. Misalnya berkomunikasi yang baik menurut kesabaran, kecakapan, dan komitmen antara pengirim dengan penerima. Seorang produsen juga harus mampu mendengarkan apa yang diutarakan oleh pelanggan sebagai pesananan sebagai atas kebutuhannya.

H. Prosedur Pemeliharaan Pesawat Telepon
 
Pada zaman sekarang, telpeon adalah media komunikasi yang sangat efektif, oleh karena itu kau harus mengetahui prosedur pemeliharaan yang harus dilakukan agar telepon tetap terjaga, terpelihara dengan baik, dan tidak cepat rusak. Telepon selain sebagai salah satu alat komunikasi, disamping itu juga sebagai alat bisnis atau bisa juga disebut sebagai alat komunikasi bisnis.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam perawatan telepon, antara lain sebagai berikut,
1. bersihkan pesawat telepon setiap hari dengan menggunakan alat yang sesuai
2. letakkan gagang telepon dengan benar sehingga jika ada panggilan masuk telepon bisa berfungsi dengan baik
3. sediakan kertu perawatan atau kartu perbaikan
4. lakukan pemeriksaan label penyambung telepon ke sentral /kotak telepon
5. jika telepon mati atau ada kerusakan hubungi bagian teknisi peralatan perusahaan
6. bila teknisi perusahaan telah mencoba memperbaikinya dan tetap tidak tidak ditemukan solusinya, segera hubungi petugas telekomunikasi terdekat

I. Melaporkan Kerusakan Telepon kepada Pihak yang Berwenang dalam Perusahaan
 
Dalam memeriksa kerusakan pesawat telepon hendaklah dicertak terlebih dahulu jenis kerusakannya. Apakah kerusakan lokal atau non lokal.
1. Kerusakan Lokal
Kerusakan dan gangguan masih dalam lokasi perusahaan, mialnya kerusakan pesawat telepon, gangguan kabel penghubung atau yang lainnya. Dalam hal ini, kerusakan kiranya masih dapat diatasi langsung oleh petugas teknisi perusahaan untuk memperbaiki atau mneggantinya.


2. Kerusakan non Lokal
Kerusakan yang diakibatkan oleh jaringan telekomunikasi, dalam hal ini seorang petugas teknisi harus cepat menghubungi atau melaporkannya pada kantor telekomunikasi terdekat. Laporan dapat dilakukan secara tertulis maupun secara lisan. Laporan kerusakan secara tertulis akan lebih baik jika mencantumkan jenis kerusakan dengan lengkap dan waktu pertama kali terjadinya kerusakan
Seorang operator telepon dalam melaporkan kerusakan telepon harus menyampaikannya kepada petugas yang telah ditunjuk diperusahaan, yang pada umumnya tahapannya adalah sebagai berikut.
1. Operator telepon
Operator teepon harus melaporkan kerusakan telepon kepada teknisisecara tetulis dan lisan dengan menyampaikan kartu perawatan/kerusakan telepon.
2. Teknisi perusahaan
Pegawai teknisi kegiatan harus melporkan kerusakan pesawat telepon kepada pimpinan secara tertulis dan lisan dilengkapi dengan Kartu Perawatan Peralatan. Apabila kerusakan termasuk pada kerusakan non lokalmaka teknisi harus membuat laporan kerusakan pada dinas telekomunikasi.
3. Pimpinan
Tenaga teknisi harus melaporkan kerusakan telepon pada pimpinan dan akan memberikan rujukan pada bagian keuangan untuk membeli komponen yang dibutuhkan apabila kerusakan masuk pada kategori kerusakan lokal. Apabila kerusakan termasuk pada kategori kerusakan non lokal maka pimpinan akan memberikan instruksi pada bagian teknisi untuk segera melapor ke kantor telekomunikasi dimana perusahaan berlanggan
4. Bagian keuangan
Setelah laporan pada pimpinan dan memberikan rujukan pada bagian keuangan, maka lapaoran kerusakan diserahkan pada bagian keuangan untuk disiapkan anggaran pembelanjaannya.
5. Bagian sarana prasarana
Bagian sarana dan prasarana akan emmbeli atau menyediakan komponen yang diperlukan untuk memperbaiki telepon

J. Sikap-Sikap yang Diperlukan dalam Mengoperasikan Alat Komunikasi
 
1. Cermat
Dalam mengoperasikan pesawat telepon hendaklah dilakukan dengan sungguh-sungguh dan fokus dalam melaksanakannya. Konsentrasi terhadap pekerjaan adalah sikap hasil dari pekerjaan optimal. Jangan sekali-kali bekerja sambil melamun, bermain, atau memikirkan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Seperti halnya kita, bila berdandan/bepenampilan dengan keadaan pikiran sedang ruwet dan kacau maka hasilnya juga akan kacau bahkan banyak yang terlewat.
2. Teliti
Mengoperasikan pesawat telepon hendaklah dikerjakan dengan hati-hati dan berusaha untuk mencek ulang segala sesuatu yang telah dikerjakan. Hati-hati dalam penggunaan bahasa, sapaan, dan cara penyampaian. Telitilah pesan yang disampaikan penelepon. Ketelitian ini akan dapat mengurangi resiko bagi perusahaan.
3. Sopan
Mengoperasikan pesawat telepon hendaklah dikerjakan dengan sopan dalam ucapan, sikap, dan tindakan.
4. Tepat Azas
Mengoperasikan pesawat telepon hendaklah dikerjakan dengan sesuai aturan yang berlaku secara etika dan etiket yang berlaku diperusahakan

Read More

© karya seni dunia, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena